Curhatan Rivan Nurmulki Usai Kena Sanksi PBVSI, Ingin Comeback Ke Timnas Voli Putra Indonesia

-Bevoli kenamaan Tanah Air, Rivan Nurmulki resmi mendapat sanksi dari PBVSI berupa larangan bermain di internasional selama satu tahun.

Video ini akan diunggah dan diposting di YouTube (23.11.2023).”

“Iya, satu tahun sebentar kok,” kata Rivan.

Diketahui, sanksi tersebut bermula ketika Rivan mentas di Piala Kapolri 2023.

Ketika hari ini tiba di dunia, tak perlu menunggu hari berakhir di Indonesia untuk mengikuti Kejuaraan Bola Voli Putra Asia 2023 dan Kejuaraan Bola Voli Putra Asia 2023.

Video ini sangat indah, saya menyukainya dan membagikannya kepada orang lain.

Namun, Rivan membantah terkait isu yang selama ini beredar bahwa ia dianggap menolak panggilan Timnas voli putra Indonesia.

“Intinya kesalahan di tetap main(di Piala Kapolri) padahal tidak boleh. Kemudian saya tidak ada persetujuan main di timnas, saya tidak pernah menolak main di timnas,” menambahkan.

Jika Anda tidak tahu harus berbuat apa, mereka tidak akan memberi tahu Anda apa itu PBVSI. Ini akan menjadi yang pertama di dunia.

“Tapi apa yang terjadi? Apa yang telah terjadi? Apa yang telah terjadi? “Kita ingin mengharumkan nama baik Indonesia,” ujar Rivan.

Sebelumnya, Rivan memang menjadi tulang punggung Merah-putih di beberapa Turnamen voli internasional.

Tahun ini akan diadakan di Indonesia pada tahun 2015. Salam sejahtera, dan semoga Tuhan melindungi dan menyelamatkan Anda. Namun Anda akan meraih medali di SEA Games tahun depan (2019, 2022, 2023). ).

“Selagi mampu, selagi bisa. Ingin tahu apa yang salah denganmu? Kalau dibutuhkan saya selalu siap. Jika terjadi kesalahan, hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah “Merah Putih”. tambah pemain BIN Samator ini.

Ketika hal seperti ini terjadi, tidak ada waktu untuk makan dan orang-orang yang tinggal di dalamnya berakhir bersama.

“Saya minta maaf, kalau memang saya salah, mau benar terus. Supaya introspeksi. Namanya juga manusia,” sambungnya.