Berita  

Polisi RW Polsek Bungatan Polres Situbondo Menyelesaikan Pengeroyokan melalui Mediasi dan Kedamaian

Polisi RW Mediasi Pertikaian 3 Warga Bungatan Situbondo

Situbondo – Polisi Reserse dan Wilayah (RW) Polsek Bungatan Polres Situbondo berhasil mengatasi perselisihan antara beberapa warga terkait insiden pengeroyokan yang terjadi di simpang tiga Bungatan, Desa Bungatan, Kabupaten Situbondo pada hari Minggu, 4 Februari 2024 sekitar pukul 20.40 WIB.

Aipda Jaya Firdaus dari Polisi RW menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pengeroyokan atau penganiayaan antara tiga orang warga. Dalam melakukan tugas patroli keliling, Aipda Jaya langsung menuju lokasi dan berhasil menghentikan perkelahian. Ketiga individu tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Bungatan.

Dengan sikap yang sabar, Aipda Jaya memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk saling menyampaikan cerita masing-masing. Hasilnya, diketahui bahwa ZA adalah korban sementara AF dan MF adalah pelaku pengeroyokan. Pemicu perkelahian ini adalah hasil dari kesalahpahaman, dimana pelaku mengira bahwa korban memaksa meminta uang dari mereka, yang sesungguhnya itu adalah kesalahan persepsi. Akibat insiden ini, korban mengalami luka ringan di lengan kiri dan hidung, dan telah mendapatkan perawatan medis di Mapolsek Bungatan.

Kapolsek Bungatan AKP Sukamto, SH melalui Kasi Humas Iptu Achmad Soetrisno, SH menjelaskan bahwa Polisi RW mengambil inisiatif untuk memediasi masalah pengeroyokan ini karena menyadari pentingnya menghentikan pertikaian dan mencegah konflik yang lebih besar antara warga. Mediasi diambil setelah para pelaku mengakui kesalahan mereka dan dengan tulus meminta maaf kepada korban atas tindakan mereka. Sementara itu, korban juga memberikan pengampunan kepada para pelaku karena menyadari bahwa memaafkan adalah langkah terbaik untuk menciptakan kedamaian dan persatuan di lingkungan mereka.

“Dengan berkat Allah, saran dari Polisi RW ini diterima oleh ketiga warga yang bertikai, sehingga masalah ini berhasil diselesaikan dengan cara yang bijaksana dan kekeluargaan. Sebagai bukti penyelesaian masalah, tiga individu tersebut juga menandatangani surat pernyataan yang disaksikan oleh keluarga mereka,” ungkapnya.