SITUBONDO – Aktivitas Kafe Mangla yang berlokasi di kawasan Karang Asem, Kecamatan Situbondo, kembali menuai keluhan warga. Kafe yang berada di depan Rumah Sakit Mata setempat itu diduga tetap beroperasi pada siang hingga malam hari selama bulan suci Ramadan, sehingga memicu keresahan dan mengganggu ketertiban lingkungan.
Keluhan tersebut disampaikan warga melalui layanan darurat 110 kepada Polres Situbondo pada Kamis (27/2). Warga menyebut, pada Rabu (26/2) bahkan sempat terjadi keributan antarpengunjung kafe yang menambah kekhawatiran masyarakat sekitar.
“Sering buka siang hari maupun malam. Kemarin juga terjadi keributan antarpengunjung. Kami jadi resah,” ujar seorang warga Karang Asem yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Warga juga mempertanyakan komitmen kesepakatan awal antara pengelola kafe dan masyarakat. Dalam rapat tersebut, disepakati kafe tidak beroperasi hingga pagi hari. Selain itu, selama Ramadan, operasional pada siang hari dinilai tidak pantas dan bertentangan dengan norma sosial setempat. Kesepakatan lain berupa pemberian santunan beras 2,5 kilogram per bulan kepada warga juga dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Dalam rapat sudah jelas disepakati kafe tidak boleh buka sampai pagi. Apalagi sekarang Ramadan, seharusnya tidak beroperasi siang hari. Kami mempertanyakan kepatuhan terhadap aturan yang sudah dibuat,” tegas warga.
Atas kondisi itu, warga mendesak aparat bertindak tegas. Mereka meminta Satpol PP Kabupaten Situbondo bersama kepolisian segera menertibkan operasional kafe selama Ramadan guna menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan.
“Kami berharap ada penertiban dari aparat selama Ramadan ini, sebelum warga bertindak sendiri,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola kafe maupun aparat terkait langkah penertiban di wilayah Situbondo, khususnya di kawasan Karang Asem.












